Polres Cimahi, Kianmenit.Com- Anggota Bhabinkamtibmas Aipda Aif Ishak blusukan ke warung-warung warga, bersama pemilik dan pembeli warung sembako. Momen santai ini dipakai untuk edukasi kamtibmas, Kamis (04/062026)
Kapolsek Sindangkerta AKP Sholehuddin menyatakan,bsasaran utama: warung kelontong yang transaksi tunainya tinggi. AIPDA Aif Ishak berikan himbauan terkait maraknya peredaran uang palsu. Warung jadi target empuk karena sibuk dan kurang teliti saat menerima uang.
"Edukasi "3D" disampaikan ke pemilik warung: Dilihat, Diraba, Diterawang. Cek benang pengaman, gambar pahlawan, dan watermark. Kalau ragu, tolak dengan sopan dan minta uang pecahan lain. Jangan malu nolak uang palsu," kata Kapolsek.
Selain upal, Bhabinkamtibmas juga sosialisasikan Operasi Jaran Lodaya 2026. Fokusnya cegah C3: Curas, Curat, Curanmor. Pemilik warung diminta waspada pembeli yang belanja banyak tapi bayar pakai uang besar mencurigakan," tambah Kapolsek.
"Pesan kamtibmas lain: pasang CCTV sederhana, simpan uang tunai jangan numpuk di laci, dan segera lapor ke Bhabinkamtibmas kalau ada orang yang sengaja pecah uang besar di jam sepi. warung aman, warga tenang,” pesannya.
Pemilik warung menyambut baik. Mereka minta diedukasi ciri uang palsu nominal 50rb dan 100rb yang paling sering dipalsu. AIPDA Aif Ishak janji akan balik lagi bawa contoh uang asli untuk perbandingan.
Kapolsek Bhabinkamtibmas harus menyasar titik ekonomi warga. “Warung itu denyut nadi desa. Kalau warung dijaga dari upal dan C3, maka roda ekonomi desa aman,” ujarnya.
“Operasi Jaran Lodaya bukan cuma di jalan. Di warung juga. Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas. Mekarwangi bebas upal, bebas kejahatan jalanan,” pungkas AKP Sholehuddin. (**)

