Polres Cimahi Kianmenit.Com–Anggota Bhabinkamtibmas Desa Cijambu Polsek Sindangkerta Polres Cimahi AIPTU M. Suyud kembali blusukan ke pelosok. Dari foto, tampak ia duduk bareng warga di gubug kayu sederhana, beralaskan bangku balok panjang tanpa sekat.
Suasana akrab langsung terbangun. AIPTU M. Suyud dan 3 warga saling tunjuk jempol, tanda pesan kamtibmas nyambung. Gubug yang biasanya tempat istirahat tani, kini jadi “ruang kelas” edukasi Operasi Jaran Lodaya 2026, Kamis (04/06/2026)
Kegiatan ini bagian dari giat sambang DDS cooling system. Bhabinkamtibmas sengaja temui warga di tempat mereka beraktivitas, bukan di kantor. Tujuannya: hilangkan jarak, bikin warga berani ngobrol apa adanya.
Dalam obrolan, AIPTU M. Suyud beri pemahaman soal Operasi Jaran Lodaya. Fokusnya tetap cegah C3: Curas, Curat, Curanmor. Warga diajak jadi “mata dan telinga polisi” dengan catat tamu asing dan laporkan motor parkir mencurigakan.
Pesan lain yang disampaikan: jaga kerukunan antar warga, hindari main hakim sendiri, dan waspada hoaks yang memecah belah. “Gubug ini tempat adem. Jangan sampai berita bohong bikin panas,” pesannya disambut anggukan warga.
"Pendekatan duduk bareng di gubug terbukti efektif. Warga yang tadinya canggung jadi terbuka cerita soal keamanan kebun dan alat tani. Informasi dari bawah ini penting buat patroli Polsek Sindangkerta," ucap Bhabinkamtibmas.
Kapolsek Sindangkerta AKP Sholehuddin, mengapresiasi gaya sambang ini. “Polisi hadir sampai ke gubug. Artinya tidak ada warga yang jauh dari pengayoman. Itu inti Operasi Jaran Lodaya,” tegasnya.
“Polisi, TNI, warga duduk satu bangku. Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas. Kalau kompak seperti ini, Cijambu-Cipongkor aman dari kejahatan jalanan,” pungkas AKP Sholehuddin. (**)

